BREAKING NEWS

Polda Sulsel di Minta Klarifikasi. Terkait Dugaan Tangkap 19 Passobis di Wajo


KOMPASTIMURNEWS.COM 
 WAJO,–Dugaan TANGKAP LEPAS terhadap 19 terduga pelaku Passobis di Desa Simpellu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo kembali membuat masyarakat resah. 

Kabar beredar bahwa belasan orang itu sempat diamankan, namun kemudian dilepaskan. POLRES WAJO sudah MEMBANTATAH TEGAS , namun hingga kini belum ada penjelasan rinci terkait siapa yang melakukan penindakan dan bagaimana kelanjutan proses hukumnya.

Kondisi ini jelas menimbulkan tanda tanya besar. Jika tidak ada penindakan, dari mana muncul angka 19 orang? Jika memang ada, mengapa tidak diproses? Publik berhak tahu, mengingat praktik penipuan Passobis sudah lama meresahkan warga dan merusak tatanan sosial di Wajo.

Menanggapi hal tersebut, Lembaga Masyarakat Anti Penyalahgunaan Jabatan (LMAPJ) Sulawesi Selatan mendesak Polda Sulawesi Selatan segera turun tangan memberikan klarifikasi.

Divisi Intellijen dan Inves Korupsi dan Penyalagunaan Jabatan Indonesia Timur ( LMAPJ] Sulsel, Hermanto Buroncong, meminta agar kasus ini dibongkar seterang-terangnya.  
“Kami minta Kapolda Sulsel langsung turun. Buka semua datanya ke publik. Kalau memang tidak ada penangkapan, buktikan. Kalau ada lalu dilepas, jelaskan dasar hukumnya dan siapa yang memerintahkan,” tegas Hermanto, Rabu, 19 Agustus 2026.

Hermanto burincong  menambahkan, pemberantasan Passobis tidak boleh setengah-setengah. Harus tegas dan tidak tebang pilih.  
“Ini soal wibawa hukum. Jangan sampai masyarakat menilai hukum bisa dibeli. Kami dari LMAPJ siap mengawal. Masyarakat butuh tindakan nyata, bukan hanya pernyataan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari pihak Polda Sulsel. LMAPJ Sulsel meminta Polda Sulsel segera mengambil alih klarifikasi agar tidak timbul spekulasi liar di tengah masyarakat.o menambahkan, pemberantasan Passobis tidak boleh setengah-setengah. Harus tegas dan tidak tebang pilih.  
“Ini soal wibawa hukum. Jangan sampai masyarakat menilai hukum bisa dibeli. Kami dari LMAPJ siap mengawal. Masyarakat butuh tindakan nyata, bukan hanya pernyataan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari pihak Polda Sulsel. LMAPJ Sulsel meminta Polda Sulsel segera mengambil alih klarifikasi agar tidak timbul spekulasi liar di tengah masyarakat.

[ TIM ]
Posting Komentar