BREAKING NEWS

Harga BBM Berpotensi Disesuaikan Kembali per 1 April 2026, Masyarakat Masih Antre di SPBU




KOMPASTIMURNEWS.COM
_Wajo – Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU seperti Pertamina, Shell, BP-AKR, hingga Vivo diperkirakan kembali mengalami penyesuaian pada 1 April 2026.

Penyesuaian harga BBM memang rutin dilakukan setiap awal bulan. Sebelumnya, penyesuaian terakhir terjadi pada Maret 2026, terutama untuk BBM non-subsidi.

Pada Maret 2026, Pertamina menaikkan sejumlah harga BBM non-subsidi. Harga Pertamax (RON 92) naik menjadi Rp12.300 per liter dari sebelumnya Rp11.800 per liter. Pertamax Green (RON 95) juga naik dari Rp12.450 menjadi Rp12.900 per liter, sementara Pertamax Turbo (RON 98) meningkat dari Rp12.700 menjadi Rp13.100 per liter.

Selain itu, Dexlite mengalami kenaikan dari Rp13.250 menjadi Rp14.200 per liter, dan Pertamina Dex naik dari Rp13.500 menjadi Rp14.500 per liter.

Untuk BBM subsidi, harga masih tetap, yakni Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar (Diesel CN48) Rp6.800 per liter.

Di sisi lain, Shell juga melakukan penyesuaian harga. Shell Super (RON 92) kini dibanderol Rp12.390 per liter, naik dari Rp12.050 per liter. Sementara Shell V-Power Diesel naik menjadi Rp14.620 per liter dari sebelumnya Rp13.600 per liter.

BP-AKR turut menyesuaikan harga BBM, dengan BP Ultimate (RON 95) berada di kisaran Rp12.920 per liter. Sedangkan Vivo menetapkan harga Revvo 92 sebesar Rp12.390 per liter dan Revvo 95 sebesar Rp12.930 per liter. Untuk Diesel Primus Plus, harganya mencapai Rp14.610 per liter.

Meski kenaikan hanya terjadi pada BBM non-subsidi, dampaknya tetap dirasakan masyarakat. Berdasarkan pantauan Lembaga Masyarakat Anti Penyalahgunaan Jabatan (LMAPJ), antrean kendaraan di sejumlah SPBU masih terjadi sejak pagi hingga malam hari.

Kondisi ini menunjukkan tingginya kebutuhan BBM di tengah masyarakat, sekaligus menjadi perhatian menjelang kemungkinan penyesuaian harga kembali pada April 2026.

Penulis: Hermanto Buroncong (Kabiro)
Posting Komentar