Heboh Penemuan Mayat Lansia Perempuan di Desa Tonrong Tengnga, Warga Curiga Karena Dua Hari Tak Terlihat
Font Terkecil
Font Terbesar
KOMPASTIMURNEWS.COM WAJO, KompasTimurNews.com – Warga Desa Tonrong Tengnga, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan lanjut usia bernama Rahmatang di dalam rumahnya sendiri, Jumat (24/4/2026).
Kepala Desa Tonrong Tengnga, M. Syarif Hidayat, menjelaskan bahwa warga mulai curiga karena korban sudah dua hari tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya.
“Setiap hari Jumat warga rutin bersilaturahmi antar tetangga. Namun masyarakat mulai bertanya-tanya karena Rahmatang sudah dua hari tidak pernah terlihat,” ujarnya.
Merasa khawatir, warga kemudian melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT setempat. Bersama warga, Ketua RT mendatangi rumah korban, namun rumah dalam keadaan tertutup rapat.
“Korban dipanggil berkali-kali tetapi tidak ada jawaban. Karena beliau tinggal sendiri, warga bersama Pak RT akhirnya sepakat membuka pintu rumah secara paksa untuk memastikan keadaannya,” jelasnya.
Saat pintu berhasil dibuka, warga menemukan Rahmatang sudah tergeletak di dalam rumah dalam posisi tengkurap dan tidak bernyawa.
Mengetahui kejadian itu, warga segera menghubungi perangkat desa. Selanjutnya pihak desa melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Badan Penanggulangan Bencana, Polsek Pammana, pembina desa, serta pihak kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan.
Dokter dari Puskesmas Pammana yang datang ke lokasi menyampaikan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
“Diduga korban meninggal karena serangan jantung dan memiliki riwayat kolesterol tinggi,” tambah Kepala Desa.
Menurut keterangan warga, Rahmatang memang tinggal seorang diri sejak suaminya meninggal dunia. Korban juga tidak memiliki anak, sementara kerabat keluarganya tinggal di rumah masing-masing.
Suasana duka menyelimuti lokasi kejadian. Tangis haru keluarga dan warga pecah saat proses evakuasi berlangsung. Seluruh masyarakat Desa Tonrong Tengnga menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.
Penulis: Hermanto Buroncon / Kabiro Wajo