BREAKING NEWS

PWI Sulsel Tancap Gas Benahi Pengurus Daerah. Fokus Data Anggota & Regenerasi



KOMPASTIMURNEWS.COM 
MAKASSAR, KompasTimurNews.Com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan mulai bergerak cepat membenahi struktur organisasi di tingkat kabupaten/kota. Hal ini dibahas dalam rapat evaluasi internal yang digelar Rabu (12/8/2026) di Makassar.

Rapat dipimpin langsung Ketua PWI Sulsel Suwardi Thahir bersama jajaran pengurus harian: Mappiar HS, Iksan Dj, FAS Rahmat, Ardiansyah Bandoe, Abdullah Rattingan, Iga K. Sementara Abdul Razak Arsyad dan Ade Cahyadi mengikuti secara daring.

Agenda utama rapat adalah menindaklanjuti hasil kunjungan lapangan FAS Rahmat selaku Sekretaris DKP PWI Sulsel ke sejumlah daerah beberapa waktu lalu.

"Dari laporan di lapangan, ada beberapa persoalan mendasar yang harus segera kita selesaikan. Mulai dari PLT Ketua, penataan data anggota, pengurusan KTA, hingga regenerasi kepemimpinan di daerah," ujar Suwardi Thahir.

Berdasarkan temuan di lapangan, sejumlah daerah menjadi perhatian khusus PWI Sulsel, di antaranya Wajo, Bone, Soppeng, Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Toraja. 

Di Wajo, rapat membahas usulan anggota untuk perubahan nama media pada KTA sesuai tempat kerja saat ini agar bisa kembali aktif. Data keanggotaan di Wajo juga akan segera diverifikasi ulang.

Sementara di Bone, PWI Sulsel akan segera menunjuk PLT Ketua yang baru. Untuk Enrekang, kondisinya cukup memprihatinkan karena hanya tersisa sekitar 3 anggota aktif. Lemahnya regenerasi disebut jadi penyebab utama.

Selain itu, hampir seluruh daerah masih terkendala dalam pengurusan KTA. Suwardi mengakui keterlambatan pelayanan administrasi dari provinsi pada periode sebelumnya menjadi salah satu faktornya. Karena itu mekanisme pelayanan KTA akan segera diperbaiki.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel, Mappiar HS menegaskan pembenahan tidak bisa dilakukan setengah-setengah. 
"Dalam 1 tahun ke depan, penertiban data anggota, percepatan KTA, reaktivasi keanggotaan, dan regenerasi harus jadi kerja bersama. Kita ingin tata kelola PWI di daerah lebih transparan, profesional, dan punya marwah," tegas Mappiar.

PWI Sulsel juga akan segera berkoordinasi dengan Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) untuk memastikan setiap penyesuaian pengurus dan anggota sesuai AD/ART organisasi.

Dengan pembenahan ini, PWI Sulsel berharap organisasi wartawan tertua di Indonesia bisa kembali kuat di daerah dan bersinergi dengan semua pihak.

[ TIM ]
Posting Komentar